Bicara tentang pendidikan, tidak akan pernah luput dengan namanya sistem, infrastruktur dan sumber daya manusia. Pendidikan merupakan kebutuhan pokok setiap individu. Karena dengan pendidikan akan terbentuk individu yang cerdas secara intelektual dan bermoral terpuji. Peran keluarga, serta tenaga pendidik di sekolah sangatlah penting. Inovasi, komunikatif dengan sisipan unsur moral di dalamnya, diyakini mampu membentuk pribadi unggul harapan bangsa Indonesia.

Lalu bagaimana dengan perkembangan serta kondisi pendidikan di negara tercinta ini? Saat ini pemerintah telah berupaya keras memajukan pendidikan, dengan peningkatan kompetensi siswa dan kompetensi guru. Bahkan pemerintah telah menggelontorkan anggaran senilai 400 an triliun untuk pos pendidikan di Indonesia. Anggaran tersebut terserap untuk pembenahan fasilitas pendidikan,kinerja sumber daya manusia, hingga pemerataan pendidikan sampai ke pelosok negeri.

 

Pembenahan di Tubuh Pendidikan Indonesia

Berdasarkan pernyataan yang terdapat dalam UUD 1945. Bahwa pendiri bangsa ini memiliki visi dan misi jelas yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Maka dari itu ada 8 item penting yang berpengaruh besar untuk peningkatan kualitas siswa didik.

 

1. Pemerataan Infrastruktur Bangunan Sekolah Sampai Pelosok Negeri

Sekolah merupakan wadah terpenting setiap individu yang memenuhi syarat untuk memperoleh ilmu. Maka pemerintah telah menyediakan sekolah yang layak. Infrastruktur Saat ini tidak hanya siswa yang tinggal di daerah modern saja mampu untuk belajar di sekolah. Mereka yang tinggal di wilayah pelosok pun dapat mengakses pendidikan. Bahkan pembangunan infrastruktur sekolah memiliki desain yang mengikuti daerahnya. Sehingga murid tidak merasa asing dengan lingkungan tempat mereka belajar.

 

2. Fasilitas Pendidikan Yang Up To Date

Fasilitas yang berada di sekolah harus lengkap dan mengikuti eranya. Maksudnya yakni saat ini merupakan zaman milenial yang terkenal dengan digitalisasinya. Maka fasilitas mengajar dan belajar harus berbasis teknologi.

Fasilitas seperti proyektor, laptop untuk mengajar dan komputer layar datar untuk siswa, dan perlengkapan digital lainnya. Ini merupakan fasilitas yang layak disediakan,supaya siswa lebih sadar teknologi.

 

3. Pola Pengajaran Berbasis Dua Arah

Ketersediaan pola pengajaran yang modern dan inovatif selalu diperhitungkan. Hal ini merupakan ujung tombak keberhasilan siswa dengan pola terarah yaitu penggunaan sistem pengajaran dua arah, komunikatif dan kreatifitas siswa diutamakan. Siswa diarahkan untuk memahami pelajaran tanpa keterpaksaan. Suasana menyenangkan dibangun antara siswa dan guru. Ilmu yang disampaikan akan mudah masuk ke dalam memori siswa, bahkan selalu diingat dengan baik.

 

4. Kompetensi Pengajar Yang Berkualitas

Pengajar di sekolah saat ini memiliki kompetensi yang tidak diragukan lagi. Pemerintah menerapkan standar tinggi untuk mengajar yakni setiap guru saat ini memiliki jenjang pendidikan minimal strata satu. Selain itu mereka juga sudah teruji dengan serangkain ujian dan juga pendidikan penunjang. Kemampuan mereka dalam penyampaian materi juga sudah modern, dengan menekankan komunikatif siswa didiknya.

 

5. Pendidikan Moral Siswa

 

Mencetak generasi penerus bangsa tidak hanya pandai secara intelektual. Penekanan pada penciptaan moral yang beretika mutlak diperlukan saat ini. Pendidikan moral hendaknya diajarkan juga di sekolah yang memiliki tujuan tersendiri yakni siswa menjadi lebih peduli dengan lingkungan sekitar. Dia juga mampu menghargai orang lain tanpa pernah menyakiti mereka. Bahkan tindakan kekerasan dan penyalahgunaan obat terlarang yang saat ini marak terjadi tidak akan dilakukan lagi oleh pelajar.

6. Pengenalan Ilmu Coding

Era digital saat ini mengharuskan tenaga pengajar dan murid memahami sistem coding. Sistem pengkodingan adalah suatu pengenalan pengoperasian pada komputer dan laptop mulai usia dini. Murid mulai dikenalkan mulai duduk di sekolah dasar. Sehingga bagi mereka yang tidak terbiasa di rumah, akan mengenalnya saat bersekolah. Hal ini penting supaya ketika kelak dia harus menggunakan perangkat tersebut sudah tidak bingung, walaupun mereka tidak memilikinya.

 

7. Suasana Hati Murid Yang Menyenangkan

Sistem pengajaran pada era teknologi ini memberikan sisi positif untuk siswa. Sisi positif berupa sekolah merupakan tempat ternyaman kedua setelah rumah orang tua mereka. Tidak ada suasana penuh tekanan ketika belajar di dalam kelas. Bahkan mereka sangat senang ketika harus bergaul dengan banyak teman di sekolah. Karena teman yang baik dan ramah.

 

8. Kreatifitas Siswa Bertambah

Era digital memudahkan siswa untuk menggali ilmu dari berbagai sumber. Kreatifitas siswa meningkat melalui sumber terpercaya dari internet dan aplikasi belajar yang tersedia. Mereka secara tidak langsung kaya akan wawasan. Belajar pun menjadi menyenangkan seperti bermain sebuah game.

 

Modernisasi Pola Pikir Siswa Dalam Dunia Pendidikan Saat Ini

Siswa saat ini menjadi lebih terbuka dalam wawasan dan ilmu pengetahuan. Pola pikir mereka juga ikut maju setiap harinya. Karena sistem komunikatif yang diciptakan para guru ketika mengajar memberikan efek positif. Orang tua menjadi lebih tenang ketika menitipkan anak mereka ke sekolah.

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Name *